RSS Feed

Thursday, October 28, 2010

Negosiasi

            Hi para pengunjung blog ku semua, kembali kita berjumpa lagi, dalam postingan kali ini saya akan membahas mengenai negosiasi, yang mana tema kali ini merupakan tema dari salah satu tugas mata kuliah di semester 5, yaitu Interpersonal Skill.

               Negosiasi, mungkin dari para pembaca sering atau setidaknya pernah mendengar kata negosiasi, jika diartikan secara lurus mungkin persepsi yang ada dalam benak kita semua tertuju pada tawar-menawar untuk mengartikan kata negosiasi itu. Sebenarnya kita melakukan kegiatan negosiasi hampir setiap saat, baik kita sadari maupun tidak kita sadari, dan negosiasi juga terjadi hampir di setiap aspek kehidupan kita, baik itu yang bersifat formal maupun informal. Dan sehubungan dengan artikel saya sebelum nya yang telah membahas mengenai pemecahan konflik, negosiasi merupakan cara yang paling efektik dalam memecahkan atau mengatasi sebuah/beberapa konflikyang terjadi. 

               Mengapa efektif? Saya katakan efektif karena  kegiatan negosiasi itu sendiri telah membentuk sebuah filsafat/ sebuah tradisi yang harus terjadi dalam hasil akhir negosiasi, dimana kedua belah pihak atau pelaku dari negosiasi sama-sama menang, atau yang biasa disebut dengan win-win solution. Jadi sangat efektif untuk menyelesaikan sebuah konflik, karena tidak ada pihak yang dirugikan. Apabila hasil akhir win-lose, itu merupakan kegiatan debat. 

               Dan sebagai tambahan, bahwa pelaku dari kegiatan negosiasi merupakan individu atau kelompok yang mana masing-masing meiliki kepentingan/ keinginan, dan harus keinginan/kepentinagn tersebut harus diwujudkan nya, namun keinginan nya tersebut dimiliki oleh pihak lain. Jadi, apabila disederhanakan dalam sebuah cerita, akan seperti ini :
               Yeyen memiliki keinginan untuk memiliki sebuah kue brownies, namun kue brownies tersebut ada di tangan si Tuti,  karena keinginan saja tidaklah cukup bagi Yeyen, maka dia berhasrat sekali ingin memiliki kue yang ada di tangan Tuti itu. Dia ingin mengambil nya namun dengan cara yang legal, maka dia berniat menukarkan kaos yang baru dibeli nya untuk ditukarkan kue brownies milik Tuti itu. Dan si Yeyen akahir nya berbicara langsung dengan Tuti dan mengunkapkan niat nya kepada Tuti, kebetulan si Tuti ternyata juga menginginkan kaos baru yang dimiliki si Yeyen, akhir nya kata sepakat pun terjadi dalam pembicaraan anatar si Yeyen dengan Tuti, dan saling memberikan/ barter barang antara kaos yeyen dengan kue brownies. Keduanya merasa untung/ tidak ada yang dirugikan dalam pertukaran tersebut. Sekilas cerita tadi merupakan salah satu kegiatan negosiasi yang bersifat informal, yang mana kedua belah pihak sama-sama menginginkan barang yang ingin sekali dimiliki, namun barang tersebut ada di pihak lain. 

          Jadi apabila disimpulkan dan ditambah definisi dari Oxford Dictionary, negosiasi adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh kedua belah pihak untuk memperoleh kesepakatan yang sama-sama menguntungkan nanti nya, dan negosiasi bersifat pembicaraan yang formal, maupun informal terikat waktu, dan tempat. Negosiasi itu sendiri diperlukan ketika ada kepentingan seseorang atau suatu kelompok tergantung pada perbuatan orang atau kelompok lain yang juga memiliki kepentingan-kepentingan, dimana kepentingan tersebut harus dicapai dengan jalan mengadakan kerjasama. Untuk memperkuat statement saya di atas dimana negosiasi merupakan suatu kegiatan untuk memperoleh kesepakatan yang sama-sama menguntungkan (win-win), saya akan melampirkan sumber dari pakar lain yaitu [Ron Ludlow & Fergus Panton 2000 : 141 – 142], yang menyatakan bahwa Negosiasi tidaklah untuk mencari pemenang dan pecundang; dalam setiap negosiasi terdapat kesempatan untuk menggunakan kemampuan sosial dan komunikasi efektif dan kreatif untuk membawa kedua belah pihak ke arah hasil yang positif bagi kepentingan bersama.

               Dan berikut tips-tips tambahan dalam melakukan negosiasi, yang mana tips berikut ini saya dkutip dari referensi blog lain. Berikut beberapa tips nya :



1. Understand Your Strength
Beberapa tip startegi di buku The Art of War, oleh Sun Tzu, dikatakan bahwa sudah selayaknya kita mengerti kekuatan dan kelemahan kita sebelum maju ke medan pertempuran. Begitu juga dalam proses negosiasi, kita sudah sepatutnya mengerti posisi dan situasi kita.
Strength bisa berupa sebuah konsep yang kuat dengan model bisnis yang matang, tidak hanya sebuah pernyataan atau ide dasar.

2. Understand Your Weakness
Sebelum melakukan negosiasi, sudah sepatutnya kita mengerti titik kelemahan kita. Gunanya supaya kita mengerti bagaimana menjawab atau menjelaskan hal tersebut, bila dijadikan pegangan oleh lawan.
Bila pageview masih kecil, mungkin bisa mengalihkan perhatian ke nilai positif lain yang lebih menunjang. 

3. Know What They Want
Dari proses negosiasi yang berbelit ini, apa kiranya yang mereka mau? Sebuah mobil keluarga untuk jumlah anggota yang baru saja bertambah? Atau putra remaja yang beranjak dewasa, sehingga membutuhkan kendaraan sendiri?
Dengan mengerti kemauan lawan, kita bisa menyesuaikan diri dengan penawaran yang kita lakukan.

4. Start with an Agreement
Sebelum melangkah masuk dalam proses negosiasi, kedua belah pihak sudah seharusnya ada sebuah persetujuan. Bukan hanya tentang apa yang akan dinegosiasikan, tetapi latar belakang dari hal yang sedang dibicarakan.
Bukankah kita setuju bahwa jumlah pengguna internet Indonesia bakal booming dalam waktu dekat? Dan kita sudah sepantasnya bersiap-siap dari sekarang?

5. Collect Facts to Support Strength
Suatu argumentasi perlu data dan fakta penunjang, bukan hanya berdasarkan omongan. Oleh karena itu, kita perlu dukungan fakta yang relevan guna menunjang argumentasi kita yang positif.

6. Build Reasons to Cover Your Weakness
Kelemahan yang Anda miliki, dan telah disadari juga perlu perhatian khusus. Lawan kadang berpendirian keras akan kelemahan Anda, sehingga tidak menguntungkan posisi Anda dalam proses negosiasi.
Memang pageview kita masih kecil, namun kita mempunyai pembaca yang loyal dengan demografi pengguna yang sangat pas.

7. If You Hit a Wall, Try a Different Angle
Kadang dalam suatu negosiasi, lawan bisa bersikeras akan pendapatnya. Kita tidak perlu ngotot bahwa kita benar dan dia salah. Namun kita bisa berusaha melakukan pendekatan lain dari sudut pandang yang berbeda.

8. Watch, Listen, and Learn
Bila berbicara terlalu banyak, lawan akan mengetahui lebih banyak tentang kita. Kadang kita cukup diam dan membiarkan lawan berbicara, sekaligus memperhatikan gerak-gerik dan bahasa tubuhnya. Yakin atau ragu-ragu?

9. Understand Your Bottom Line
Bottom-Line dalam hal ini adalah berapa limit bawah Anda, yang harus diputuskan sebelum melakukan negosiasi. Seperti berapa jumlah jam kerja minimal untuk projek web tersebut? 40 jam? Bila harga yang ditawarkan tidak cukup untuk 40 jam kerja, maka Anda harus siap merelakan untuk tidak menerima proyek tersebut, bila harga tidak pantas. Jangan tergeret ambisi dan persuasi lawan, dengan mengerti batasan sebelum memulai.

10. Always Have a Fall Back Plan
Anda hanya patut melakukan persetujuan bila semuanya sudah jelas. Tidak perlu kita melakukan sesumbar, yang nantinya malah digunakan lawan untuk mengunci posisi kita dalam proses negosiasi. Bila memang tidak setuju, kita bisa mundur dari proses negosiasi tanpa dibebani tanggung jawab atau omongan kita sebelumnya.


Demikian lah sedikit postingan dari saya , semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca semua. Dan saya tidak lupa saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Ibu Yoyoh dosen Interpersonal Skill, atas segala ilmu-ilmu nya. semoga Allah paring barokah. amiin



Saturday, October 16, 2010

[Share] Game Asah Otak..SERU LOH!

Anda stress??? Bosan?

daripada bengong mending maen game yuk,,,
Nih saya akan bebagi link game online untuk asah otak

lumayan bikin mikir,,

langsung aja ...
ini atas rekomendasi temen saya di FB..hha

Pertama sih saya males coba...tapi akhir nya suka juga...
Berikut perbincangan saya dengan teman saya...


Perbincangan saya...





nih biar gak dikira jebakan batman...saya kasih prview screenshot web nya...


Screenshot'e rek...





Nih salah satu level dalm game parampaa...

Salah stu level ...





kalo ini link game nya gan,,,




ada 2 versi di dalam nya, ada versi 1 dan 2, saya sarankan bagi pemula untuk yang versi 1 dulu aja...(yg versi 2 bikin frustasi kalo gagal)

Eitsssssssssss.....
tidak lupa saya kasih cheat nya nih...takut Anda jadi gila kalo gagal terus,,

Nyohhh..pek'en cheat versi 1...
tapi saya kasih sebagian aja, sisa nya lagi tanya jawab aja di blog ini,,,
tapi coba dulu, jangan langsung pake cheat...gak seru kalo pake cheat, kurang asah otak..


level 1 : Klik kata “mulai”

level 2 : Pilih Jawaban “A”

level 3 : Pilih lingkaran di atas huruf “i”

level 4 : Pilih Jawaban “AY !!”


level 5 : Pilih Jawaban “B”

level 6 : Temukan kata berwarna “hijau” di antara kata berwarna merah

level 7 : Pilih Jawaban “Jali”

level 8 : Pilih “?” yang mirip dengan soal

level 9 : Ingat kombinasi warna yang ada karena bakal terus dipake, lalu klik “ingat”

level 10 : Pilih Jawaban “…hidup bercermin bangkai”

level 11 : Cari kata “mati” dalam matematika lalu klik

level 12 : Pilih Jawaban “10?

level 13 : Klik “13? pada tulisan level 13

level 14 : Masukkan kombinasi warna “merah-biru-kuning-merah-hijau”

level 15 : Geser mouse keluar layar, maka kepala kucing akan tertunduk, lalu klik “space” pada keyboard

level 16 : Lari ke “ujung kanan atas”

level 17 : “Gerakin cicaknya” sampai tujuan , tapi jangan sentuh warna lain

level 18 : Tulis kata “PANDA”

level 19 : Pilih jawaban “21?

level 20 : Pilih jawaban “D”

level 21 : Pilih jawaban “E”

level 22 : Potong kabel lebar berwarna “merah” di time counter

level 23 : Klik “23? di baris ke-3, ke-3 dr kiri

level 24 : Pilih latar warna “merah-biru-kuning-merah-hijau”

level 25 : Klik “lingkaran orange”, trus klo mau ke lingkaran satunya lg jgn lewat area permainan

level 26 : Klik “persegi panjang yang kiri bawah”

level 27 : Di bawah 3 lambang hati ada seekor “cicak”, tinggal di klik aja

level 28 : Cuma butuh gerakin cursor atas bawah

level 29 : Klo masih baru di level ini susun aja dulu gambarnya, trus ikutin tanda panah yang ke “bulatan”, klik “bulatannya”

level 30 : Pilih jawaban “20?

level 31 : Klik kiri “lingkaran orange” sebelah kiri, drag (jgn dilepasin) ke “lingkaran orange” sebelah kanan. Ada cara lain, lelet

level 32 : Pilih jawaban “TDAJ”

level 33 : Pilih jawaban “100001?

level 34 : Klik 3 “lambang hati” di pojok kanan atas

level 35 : Pencet tombol berwarna “merah-biru-kuning-merah-hijau”

level 36 : Drag tulisan “level 36?, dibelakangnya ada tombol

level 37 : Pilih jawaban “zibba”

level 38 : Tembak kepala “cowo”

level 39 : Pilih jawaban “level 39?

level 40 : Tekan tanda”->” di keyboard

level 41 : Klik tanda “!”

level 42 : “Tunggu” adengan oonnya selesai, jgn klik apa2

level 43 : Klik “NTB (Pulau Lombok)”

level 44 : Klik “1? pada soal 1=5

level 45 : Klik “45? pada tulisan level 45

level 46 : Pianonya memiliki urutan nada C D E F G A B, trus klik nada piano hingga membentuk kata “E G G”

level 47 : Tembak kepala “cowo”

level 48 : Tulis jawaban “11?

level 49 : Klik tulisan “run” sampai kepiting kabur ke kanan

level 50 : Tekan angka “1? di keyboard
 



Selamat berstress ria...

Konflik & Pemecahan nya

          Konflik...hmm.. saya rasa tidak orang yang ingin mengalami konflik terus menerus dalam hidup nya, walapun sebagian orang mungkin ada yang sengaja membuat konflik karena ada nya suatu tujuan. Di sini saya akan menjelaskan apa itu arti konflik dan cara-cara untuk memecahkan sebuah konflik.

          Menurut Luthans (1981) konflik adalah kondisi yang ditimbulkan oleh adanya kekuatan yang saling bertentengan. Kekuatan-kekuatan ini bersumber pada keinginan manusia. Istilah konflik sendiri diterjemahkan dalam beberapa istilah yaitu perbedaan pendapat,persaingan dan permusuhan. Perbedaan pendapat tidak selalu berarti perbedaan keinginan. Oleh karena konflik bersumber pada keinginan, maka perbedaan pendapat tidak selalu berarti konflik. Persaingan sangat erat hubungannya denga konflik karena dalam persaingan beberapa pihak menginginkan hal yang sama tetapi hanya satu yang mungkin mendapatkannya. Persaingan tidak sama dengan konflik namun mudah menjurus ke arah konflik, terutuma bila ada persaingan yang menggunakan cara-cara yang bertentengan dengan aturan yang disepakati. Permusuhan bukanlah konflik karena orang yang terlibat konflik bisa saja tidak memiliki rasa permusuhan. Sebaliknya orang yang saling bermusuhan bisa saja tidak berada dalam keadaan konflik. Konflik sendiri tidak selalu harus dihindari karena tidak selalu negatif akibatnya. Berbagai konflik yang ringan dan dapat dikendalikan (dikenal dan ditanggulangi) dapat berakibat positif bagi mereka yang terlibat maupun bagi organisasi.


Jenis-jenis Konflik
          Menurut James A.F. Stoner dan Charles Wankel dikenal ada lima jenis konflik yaitu konflik intrapersonal, konflik interpersonal, konflik antar individu dan kelompok, konflik antar kelompok dan konflik antar organisasi.

Konflik Intrapersonal
          Konflik intrapersonal adalah konflik seseorang dengan dirinya sendiri. Konflik terjadi bila pada waktu yang sama seseorang memiliki dua keinginan yang tidak mungkin dipenuhi sekaligus.

Sebagaimana diketahui bahwa dalam diri seseorang itu biasanya terdapat hal-hal sebagai berikut:
1. Sejumlah kebutuhan-kebutuhan dan peranan-peranan yang bersaing
2. Beraneka macam cara yang berbeda yang mendorong peranan-peranan dan kebutuhan-kebutuhan itu terlahirkan.
3. Banyaknya bentuk halangan-halangan yang bisa terjadi di antara dorongan dan tujuan.
4. Terdapatnya baik aspek yang positif maupun negatif yang menghalangi tujuantujuan yang diinginkan.

Konflik Interpersonal
          Konflik Interpersonal adalah pertentangan antar seseorang dengan orang lain karena pertentengan kepentingan atau keinginan. Hal ini sering terjadi antara dua orang yang berbeda status, jabatan, bidang kerja dan lain-lain. Konflik interpersonal ini merupakan suatu dinamika yang amat penting dalam perilaku organisasi. Karena konflik semacam ini akan melibatkan beberapa peranan dari beberapa anggota organisasi yang tidak bisa tidak akan mempngaruhi proses pencapaian tujuan organisasi tersebut.

Konflik antar individu-individu dan kelompok-kelompok
          Hal ini seringkali berhubungan dengan cara individu menghadapi tekanan-tekanan untuk mencapai konformitas, yang ditekankan kepada mereka oleh kelompok kerja mereka.

Konflik antara kelompok dalam organisasi yang sama
          Konflik ini merupakan tipe konflik yang banyak terjadi di dalam organisasiorganisasi. Konflik antar lini dan staf, pekerja dan pekerja manajemen merupakan dua macam bidang konflik antar kelompok.

Konflik antara organisasi
          Contoh seperti di bidang ekonomi dimana Amerika Serikat dan negara-negara lain dianggap sebagai bentuk konflik, dan konflik ini biasanya disebut dengan persaingan.Konflik ini berdasarkan pengalaman ternyata telah menyebabkan timbulnya pengembangan produk-produk baru, teknologi baru dan servis baru, harga lebih rendah dan pemanfaatan sumber daya secara lebih efisien.

Dan selanjut nya bagaimana cara untuk memecahkan sebuah konflik?, berikut beberapa cara dalam memecahkan sebuah konflik :

-Menghindar
          Menghindari konflik dapat dilakukan jika isu atau masalah yang memicu konflik tidak terlalu penting atau jika potensi konfrontasinya tidak seimbang dengan akibat yang akan ditimbulkannya. Penghindaran merupakan strategi yang memungkinkan pihak-pihak yang berkonfrontasi untuk menenangkan diri.

-Mengakomodasi
Memberi kesempatan pada orang lain untuk mengatur strategi pemecahan masalah, khususnya apabila isu tersebut penting bagi orang lain. Hal ini memungkinkan timbulnya kerjasama dengan memberi kesempatan pada mereka untuk membuat keputusan.  

-Kompetisi
          Gunakan metode ini jika anda percaya bahwa anda memiliki lebih banyak informasi dan keahlian yang lebih dibanding yang lainnya atau ketika anda tidak ingin mengkompromikan nilai-nilai anda. 

-Kompromi atau Negosiasi
Masing-masing memberikan dan menawarkan sesuatu pada waktu yang bersamaan, saling memberi dan menerima, serta meminimalkan kekurangan semua pihak yang dapat menguntungkan semua pihak. 

         Berikut di bawah ini saya menambahkan contoh mengenai konflik yang saya alami sendiri dan bagaimana saya cara menyelesaikan nya.

         Suatu ketika saya mendapatkan tugas, untuk membuat sebuah iklan poster yang bertema Dance, tugas ini merupakan tugas untuk mata kuliah Periklanan Lini Bawah.

         Dosen Periklanan Lini Bawah membagi seluruh mahasiswa nya (pada jam saya) ke dalam beberapa kelompok kerja. Dia memberikan batas untuk mengerjakan nya (deadline) sampai dengan minggu depan , hari itu, disaat mata kuliah berlangsung merupakan hari Senin. Kelompok kerja untuk membuat tugas iklan poster pun telah terbentuk, kelompok saya terdiri dari 8 orang.

          Di hari pertama setelah tugas iklan diberikan ibu dosen, kami belum juga meng-eksekusi iklan poster, karena terbentur masalh belum ditemukan nya ide seperti apa yang akan dieksekusi serta bentrok waktu diantara anggota kelompok saya, karena salah satu / beberapa anggota kelompok saya memiliki jam yang berbeda-beda di dalam perkuliahan.

          Tugas pun terabaikan selam berhari-hari dan akhirnya anggota kami di hari rabu bermusyawarah dalam menentukan hari yang tepat untuk mengerjakan tugas iklan poster. Ditentukan lah hari kamis sebagai hari untuk mengeksekusi iklan, yang pertukarab ide konsep dari masing-masing anggota dan pemotrertan masing-masing anggota, karena Ibu dosen yang memberikan tugas ini ingin seluruh anggota kelompok nya terdapat dalam poster.

          Disinilah terjadi sebuah konflik yang menurut saya masuk ke dalam konflik Interpersonal. Dimana konflik yang terjadi ini pada saat pertukaran ide diantara masing-masing anggota dengan anggota lainnya. Wajar saya katakan apabila terjadi sebuah konflik, karena masing-masing anggota dari kelompok saya, menawarkan ide nya, dan setiap anggota yang menawarkan ide tersebut pasti ingin sekali ide nya dipakai, saya pun juga ingin seperti itu, dalam konflik ini saya memecahkan nya dengan menggunakan gaya  kompetisi "I Win, You Lose", Mengapa? karena saya beranggapan sangat kuat bahwa konsep saya sangat bagus dan cocok untuk dipakai dalam iklan poster nantinya yang bertema "Dance", perdebatan sengit pun terjadi, karena saya selalu bersih keras terhadap prinsip saya "I Win, You Lose", maka konsep saya pun akhir nya dipakai. Memang sedikit egois seperti nya, tapi ini semua untuk kebaikan bersama juga kan, Egois for happiness crew.

          Konsep sudah ditentukan oleh kelompok saya, tinggal tempat pelaksanaan pemotretan pun yang selanjut nya ditentukan, hmmm... perdebatan lagi terjadi di antara kita dalam menentukan tempat pemotretan. Sebenar nya saya memiliki sebuah tempat yang bagus untuk pemotreta, yaitu sebuah lahan kosong outdoor di samping kantin kampus, namun pada saat itu saya kalah suara dengan yang lain nya, banyak dari anggota saya memilih lokasi pemotretan di gedung tower lantai paling atas, masih termasuk outdoor juga. Perdebatan pun dimenangkan oleh pihak lain, I Lose You Win (karena situasi,kalah massa).

          Tak disangka pada hari itu huajn turun, akhir nya tidak ada satupun lokasi pilihan kami yang bisa dipakai, karena kami memilih outdoor, kami pun sempat bingung untuk beberapa saat, sampai akhir nya salah satu dari anggota saya memberikan inisiatif untuk lokasi pemotretan, yaitu di lorong lantai 4, kami semua akhirnya mengamini inisiatif nya. Pemotretan pun berlangsung sesuai konsep yang saya buat. Selesai lah sesi pemotretan. Untuk masalah mendesign iklan nya, kami semua telah sepakat untuk diserahkan kepada saya dalam pengerjaan nya.

           Di sini (dalam pembuatan design) saya dihadapkan dengan konflik lagi, yaitu konflik interpersonal antara saya dengan waktu saya., karena saya pada hari jum'at dan sabtu ada acara yang tidak bisa saya tinggalka, sedangkan hari minggu kami semua akan berkumpul lagi di kampus untuk memproduksi iklan poster ini (mencetak nya), dan sedangkan hari senin pagi iklan poster harus sudah dikumpulkan. Dan akhirnya saya memilih untuk menyelesaikan design di malam hari (Jum;at dan Sabtu), konflik saya pun terpecahkan, sehingga iklan yang telah kami rencanakan bisa diproduksi dan di kumpul tepat waktu.
       
          Berikut saya menyisipkan hasil karya kelompok kami, yang  telah melewati serangkain konflik yaitu berupa iklan poster yang berukuran A3 dalam format JPEG. 


Hasil Poster Saya...
Tampak dalam poster Vita, Silsilatul, Jayanti, Ryan, Tri Yuniati, Tya, Hanan, Saya



Kesimpulan :
          Setiap manusia pasti akan mengalami sebuah/bebrapa konflik, dan saya rasa tidak ada satu orang pun yang menginginkan konflik terjadi. Namun apabila ada sebuah konflik yang terjadi menimpa kita, mau tidak mau kita harus menjalani nya dan memecahkan nya dengan beberapa cara / gaya dalam pemecahan konflik yang telah saya paparkan sebelum nya. Dan di suatu organisasi / kelompok, konflik ada yang sengaja diciptakan, agar menguji dan memperkuat ke-solidan suatu kelompok, dan sebagai ajang untuk menunjukan suatu kelompok mempunyai kekuatan / potensi.

          Sekian tulisan sedrhana dari saya, mengenai Konflik dan Pemecahan nya, semoga bermanfaat. Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Yoyoh (Dosen Interpersonal Skill), yang telah banyak memberikan kami semua ilmu-ilmu yang bermanfaat. Semoga Allah paring barokah kepada Ibu Yoyoh. Amiiin.

Friday, October 1, 2010


BIKIN PERANGKAP TIKUS




Banyak tikus di rumah Anda? 
Tikus sekarang ganas2 ya , dari makanan, obat, sampai sabun juga dimakan lho . Bahkan binatang piaraan juga ikut dimakan. Dari yang saya tahu, mulai dari ayam, bebek, sampai kucing juga dimakan. 


Bingung cara mengatasinya? 
Dikasih racun, matinya sembarangan jadinya bau bangke tikus dimana-mana, 
dikasih lemtikus, eeeh lem sama kertasnya dimakan juga sama tikusnya. 
Mau miara kucing?  sekarang manja2 , takut sama tikus apalagi kalo tikusnya tikus wirog alias tikus got.


Solusinya
Hmm… bikin perangkap tikus sendiri aja yuk?! Mudah dan murah kok , daripada beli. Dijamin efektif. 




I. DIAGRAM

II. MEKANISME 


Jadi cara kerja perangkap tikus yang akan kita bikin itu kira2 kea gini nh:




1. Tikus merayap naik lewat kayu karena mencium bau makanan. Sisi kayu yg atas (dekat lubang) sudah diolesi selai sebagai pancingan.




2. Tikus masuk lubang ke dalam ember. Di dalam ember sudah ditaro kaleng yg diolesi selai.




3. Kaleng tersebut kedua ujungnya dihubungkan ke ember dengan seutas kawat besi. Saat tikus naik ke atas kaleng, kaleng akan berputar.




4.Tikus lelah dan nyemplung ke air di bawahnya. 



III. YANG PERLU DISIAPKAN

Bahan-bahannya yaitu:

1. Ember besar / Kaleng cat bekas ukuran 5 galon

2. Kawat besi

3. Balok kayu kecil

4. Kaleng bekas

5. Selai kacang, selai rasa yg lain juga boleh

6. Air






IV. LANGKAH-LANGKAH

Ikuti langkah2 berikut ini. Jangan khawatir bila Anda mengikutinya tidak 100% sama dg instruksi, karena perangkap akan masih bisa bekerja dg baik.
Ingat kita hanya merakit perangkap tikus gan, bukan computer, jadi salah2 dikit gapapa. 


Jadi langkah2nya adalah:

1. Siapkan satu buah ember ukuran besar dan buat lubang dg diameter 6 cm, kira2 pada ¾ dari ketinggian ember.



2. Siapkan kawat logam berukuran kecil (diameter kira 0,5 cm) yg nanti akan dimasukkan ke lubang. Bisa juga menggunakan gantungan baju yg terbuat dari kawat.


3. Buat lubang lagi (lubang kedua) di bawah lubang yg pertama, diameternya sedikit lebih besar dari diameter kawat. Posisinya kira-kira 2-3 cm di bawah lubang pertama.
Kemudian di sisi lain ember, bikin lagi satu lubang (lubang ketiga) dengan diameter dan ketinggian sama dg lubang kedua. Jadi antara lubang kedua dan ketiga nanti akan saling berhadap2an.
Jadi sekarang ada 1 lubang besar dan 1 lubang kecil di satu sisi ember, dan 1 lubang kecil pada sisi lain yg berseberangan.

Note: Jika Anda bikin kesalahan semisal lubang ketiga terlalu tinggi atau rendah (tdk sejajar dg lubang kedua), tidak masalah, bisa bikin lagi lubang baru. Seperti yang terlihat pada gambar di bawah.


4. Siapkan kaleng soda, kaleng susu, kaleng cat, atau kaleng lain dan buat lubang tepat di tengah2 sisi atas dan sisi bawah. Ukuran lubang pada kaleng sama dg ukuran lubang kecil pada ember (lubang ke-2 dan ke-3 pada ember).


Note: Usahakan ukuran kaleng jangan terlau besar agar tidak mengurangi volume air.





5. Siapkan balok kayu yg akan digunakan sebagai jalan masuknya tikus ke dalam ember. Anda boleh menggunakan jenis kayu apa saja. Buat menjadi 2 bagian.

Bagian pertama sebagai jalan naik ke lubang, dan bagian kedua sebagai jalan masuk ke dalam lubang. Bagian pertama panjangnya kira-kira 25 cm, dan bagian kedua panjangnya kira-kira 15 cm, tergantung ukuran ember. Ukuran tdk harus persis sama.

Nanti hasilnya akan seperti ini nih:




6. Hubungkan 2 bagian kayu tadi membentuk siku2 seperti terlihat pada gambar di bawah. Menggunakan lem atau paku juga boleh, yg penting dipasang dg benar agar cukup kuat menyangga pada ember.



7. Masukkan kawat besi pada lubang kecil (lubang ke-2) yg tadi sudah dibikin di ember, lalu hubungkan dg lubang di kaleng dan tembus pada lubang ke-3 pada ember. Tes dulu, pastikan kalengnya bisa berputar dg lancar
Jika posisi lubang ke-2 atau ke-3 belum sejajar sehingga kawat tidak lurus horizontal, buat lubang lagi sampai posisi kawat bisa lurus .Usahakan agar ketinggian kaleng sejajar dg kayu, bila lebih tinggi/rendah juga tdk masalah seperti yg terlihat pd gambar. Beri jarak antara kaleng dg kayu kira2 3,5 cm. 



8. Siapkan selai, olesi sedikit saja selai pada bagian atas kayu (kayu yg dekat lubang) sbg pancingan.

9. Oleskan lagi selai, kali ini pada bagian sisi kaleng yg jauh dari kayu (Ujung kaleng yg letaknya dekat lubang ke-3 pada ember). Oleskan merata agar tidak mengganggu keseimbangan kaleng. Jangan terlalu tebal olesannya supaya kaleng bisa berputar dengan lancar.


10. Langkah terakhir, isi ember dg air kira2 setinggi 10-11 cm tergantung ukuran ember. Yg penting ketinggian air tdk sampai menyentuh kaleng.


Nah, setelah perangkapnya jadi, bisa diletakkan di tempat yg kira2 banyak tikusnya, misalnya di dapur rumah Anda atau di gudang. 



Mantap kan, gan 

Oia, bila tikus di rumah Anda banyak, jangan kaget ya bila dalam semalam bisa menangkap 5-10 ekor tikus





V. CATATAN

1. Perangkap ini murah kan, bisa diletakkan berbulan2 tanpa perawatan, kecuali saat Anda ingin membuang tikus yg terjebak.

2. Demi menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar, lebih baik gantilah air di dalam ember secara teratur, supaya tidak menjadi sarang nyamuk.

3. Kalo selainya sudah mulai menipis atau membusuk, lebih baik oleskan selai yg baru.

4. Kalo Anda orangnya ga tegaan, mendingan perangkapnya ga usah dikasi air, jadi setelah terperangkap, tikusnya dibuang aja. 

5. Setelah sukses menjebak tikus, perangkapnya sebaiknya dibersihkan sampe benar2 tidak bau tikus lagi. 


Hmm, gampang kan , selamat mencoba ya.



Terimakasih atas kunjungan nya